KARAWANG , Inspirasirakyat.id//– Wajah dunia investasi di Kabupaten Karawang tercoreng oleh aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum keamanan PT Pertiwi Lestari. Bukannya menunjukkan etika bisnis yang sehat, perusahaan ini justru mempertontonkan kekuasaan otot terhadap aparatur Desa Wanasari yang datang dengan niat baik pada Selasa (31/03/2026).
Insiden ini memicu gelombang kemarahan besar, mengingat korban pemukulan bukan hanya staf desa, melainkan juga menyasar anak di bawah umur yang merupakan putra dari Kepala Desa setempat.
Bungkamnya Manajemen dan Bogem Mentah Keamanan.
Ketertutupan PT Pertiwi Lestari sudah terlihat sejak awal. Dua surat resmi yang dilayangkan Pemerintah Desa Wanasari terkait kejelasan aset desa seolah dianggap “sampah” tanpa ada balasan. Puncaknya, ketika Kades Wanasari, H. Sukarya WK, mencoba menjemput bola dengan mendatangi perusahaan secara sopan, mereka justru disambut dengan tindakan represif.
“Kami datang bukan untuk membuat keributan, kami datang untuk dialog. Tapi SOP mereka bukan bicara, melainkan pemukulan terhadap Sekdes dan Karang Taruna kami,” ujar H. Sukarya WK dengan nada kecewa, Sabtu (04/04/2026).
Menantang ‘Macan’ Jawa Barat.
Pihak PT Pertiwi Lestari tampaknya salah memilih lawan. H. Sukarya WK bukan sekadar Kades biasa, ia adalah Panglima bagi para Kepala Desa di Jawa Barat selaku Ketua Apdesi Jabar. Tindakan arogan oknum keamanan tersebut kini dianggap sebagai serangan terbuka terhadap seluruh institusi desa di Tanah Pasundan.
“Jika seorang Ketua Apdesi saja bisa diperlakukan seperti binatang, maka ini adalah lonceng kematian bagi kedaulatan desa di hadapan pengusaha sombong,” ketus WK.
Senin Berdarah,Puluhan Ribu Aparat Desa Siap Kepung Perusahaan.
Gagalnya pihak perusahaan dalam mengedukasi personel keamanannya kini berbuah simalakama. Senin (06/04/2026) besok, PT Pertiwi Lestari dipastikan akan menghadapi “pengadilan rakyat”. Puluhan ribu aparatur desa se-Jawa Barat telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam aksi solidaritas besar-besaran.
Aksi ini menjadi peringatan keras bagi para pengusaha yang hanya mengeruk keuntungan di bumi Karawang namun buta terhadap kearifan lokal dan tuli terhadap administratif desa.
Manajemen Pertiwi Lestari ‘Lari’ dari Tanggung Jawab?
Hingga detik ini, manajemen PT Pertiwi Lestari terkesan pengecut dengan tidak memberikan satu patah kata pun penjelasan kepada publik. Sikap diam seribu bahasa ini justru mempertegas dugaan bahwa ada pembiaran terhadap aksi premanisme yang terjadi di lingkungan kerja mereka.
Masyarakat kini menunggu, apakah hukum akan tajam menyentuh korporasi yang merasa di atas angin ini, ataukah aksi massa yang akan memaksa mereka untuk tunduk pada aturan main di tanah Karawang? .
Teguh Brawijaya