PORKI Open Kota Tasikmalaya 2026: Ratusan Karateka Unjuk Gigi dalam Pemburuan Bibit Unggul Daerah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 16 Mei 2026 14:32 0 24 ACEP FEBRI

TASIKMALAYA, inspirasirakyat.id– Atmosfer kompetisi yang sengit dan penuh semangat di Gor Sukapura Dadaha Tasikmalaya. Ratusan karateka dari berbagai daerah berkumpul untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang bergengsi Kejuaraan PORKI Open Kota Tasikmalaya 2026 (Seri I).

Turnamen yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Tasikmalaya ini menjadi magnet bagi para atlet muda berbakat, sekaligus menjawab kerinduan akan wadah kompetisi yang kompetitif bagi generasi penerus bangsa.

Solusi di Tengah Vakumnya O2SN
Ketua FORKI Kota Tasikmalaya, Yuki Wahyuki, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini didasari oleh kepedulian yang mendalam terhadap pembinaan atlet muda. Ditiadakannya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) untuk cabang olahraga karate belakangan ini dinilai memotong jalur pembinaan dan evaluasi latihan para pelajar.

“Kami kasihan dengan anak-anak didik kita, O2SN sekarang sudah ditiadakan. Jadi praktis tidak ada wadah untuk menyalurkan hasil latihan mereka. Oleh karena itu, PORKI berencana mengagendakan kejuaraan antar pelajar secara terbuka ke depannya,” ujar Yuki Wahyuki saat ditemui di sela-sela pertandingan.

Kejuaraan ini direncanakan bergulir sebanyak dua kali dalam kalender tahunan PORKI. Seri pertama yang sedang berlangsung ini difokuskan pada kategori umum dan prestasi, sementara seri berikutnya akan dirancang khusus dengan cakupan antar pelajar.

Diikuti 395 Peserta dari Berbagai Daerah dan Perguruan
Animo peserta pada seri pertama ini terbilang sangat tinggi. Berdasarkan data dari pihak panitia, total peserta yang mendaftar mencapai 395 karateka, yang terbagi ke dalam dua kategori utama:

Kelas Prestasi: 213 Peserta

Kelas Festival: 220 Peserta

Total Kelas yang Dipertandingkan: 433 Kelas

Para peserta tidak hanya datang dari wilayah lokal Tasikmalaya saja, melainkan juga dibanjiri oleh kontingen luar daerah seperti Bandung, Pangandaran, Garut, Ciamis, Banjar, hingga Cilacap. Selain itu, dinamika persaingan semakin menarik karena melibatkan enam perguruan karate besar, yaitu:

INKAI

INKANAS

INKADO

KEISHINKAN

BKC

BUDOKAI

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari (16–17 Mei 2026) ini membagi jadwal secara sistematis. Hari pertama dihabiskan sepenuhnya untuk persaingan sengit di kelas prestasi, sedangkan hari kedua akan menjadi panggung bagi para pemula di kelas festival.

Memperebutkan Piala Bergengsi dan Gelar Best of the Best
Tidak tanggung-tanggung, kejuaraan ini menyediakan berbagai kategori penghargaan bergengsi bagi para pemenang, di antaranya trofi Juara Umum, Juara Bergilir, Juara Tetap, hingga kategori paling prestisius, yaitu Best of the Best.

Kategori Best of the Best ini akan mempertemukan kembali seluruh peraih juara satu dari masing-masing kelas untuk bertanding memperebutkan gelar karateka terbaik di antara yang terbaik.

Melalui turnamen berkala ini, FORKI Kota Tasikmalaya berharap dapat terus menjaring, memantau, dan mengasah bakat-bakat baru. Target jangka panjangnya jelas: melahirkan atlet-atlet karate andal yang siap mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di kancah nasional maupun internasional di masa depan.

acepfebri

Related Posts: