Proyek Kanopi Puskesmas Purwasari Diduga Asal-Asalan, Pengunjung Jadi Korban

waktu baca 2 menit
Senin, 23 Feb 2026 07:48 0 130 admin

PURWASARI, inpirasirakyat.id – Pembangunan kanopi di Puskesmas Kecamatan Purwasari kini menjadi sorotan tajam.

Pasalnya, proyek yang seharusnya memberikan kenyamanan bagi pasien tersebut justru dinilai dikerjakan tanpa mengindahkan standar teknis, sehingga membahayakan keselamatan pengunjung.

​Berdasarkan investigasi tim Inspirasirakyat.id pada Senin (23/02/2026), ditemukan indikasi kuat adanya pelanggaran teknis dalam pembangunan kanopi tersebut.

Tingkat kemiringan kanopi diduga tidak diperhitungkan dengan matang, yang mengakibatkan air hujan justru merangsek masuk ke area teras depan Puskesmas.

​Kondisi ini menyebabkan lantai teras senantiasa basah dan licin setiap kali hujan turun.

Pantauan di lokasi menunjukkan genangan air yang cukup mengganggu akses utama pasien yang hendak berobat.

​Kesaksian Warga dan Insiden di Lokasi
​Keluhan muncul dari salah satu pengunjung berinisial A. Ia menyatakan ketidaknyamanannya terhadap kondisi fasilitas kesehatan tersebut yang dianggapnya tidak aman.

​”Ya ini saya tidak nyaman banget, licin banget lantainya banyak air. Bagaimana kalau mendadak ada pasien orang hamil? Bahaya sekali,” cetus A dengan nada kecewa.

​A mendesak agar pihak berwenang segera mengevaluasi kinerja kontraktor dan melakukan perbaikan secepat mungkin sebelum jatuh korban lebih banyak.

​Kekhawatiran tersebut terbukti nyata. Saat tim investigasi sedang mengambil dokumentasi video, terekam seorang siswa SMA terpeleset akibat lantai yang licin.

Meski tidak mengalami luka serius, siswa tersebut tampak kaget dan enggan diwawancara karena merasa malu.

​Pihak Puskesmas Angkat Bicara
​Seorang staf Puskesmas yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan bahwa insiden pasien atau pengunjung yang hampir terpeleset sudah sering terjadi.

Ia berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
​Dugaan Keterlibatan Kontraktor
​Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa pelaksanaan pembangunan kanopi ini diduga dikerjakan oleh H. Endang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kegagalan teknis dan keluhan masyarakat tersebut.

​Masyarakat kini menunggu ketegasan Dinas terkait untuk memanggil pihak kontraktor dan mempertanggungjawabkan kualitas pekerjaan yang dinilai jauh dari standar keselamatan publik. ( Red/Teguh)

Related Posts: