Karawang, Inspirasirakyat.id– Isu miring mengenai dugaan “jalur belakang” dengan tarif fantastis Rp3-4 juta untuk masuk ke SMPN 1 Klari, Kabupaten Karawang, akhirnya ditanggapi langsung oleh pihak sekolah. Tudingan ini sempat beredar di salah satu media daring dan menjadi perbincangan hangat di masyarakat.
Kepala Sekolah SMPN 1 Klari, N. Devi Deliani, S.Pd., dengan tegas membantah tudingan tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolahnya berjalan transparan dan sesuai regulasi yang berlaku. ( 15/07/2025)
“Ini tuduhan tanpa bukti, seharusnya semua harus tabayun,” ujar Devi menanggapi kabar yang beredar.
Devi menegaskan komitmen sekolahnya terhadap aturan. “Sejak awal, kami selalu patuh dengan regulasi yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang,” jelasnya dengan lugas.
Ia juga menambahkan bahwa sistem PPDB di SMPN 1 Klari sudah sepenuhnya berjalan secara daring. Hal ini memungkinkan seluruh proses terpantau dengan jelas dan terbuka. “Mengenai sistem Penerimaan Peserta Didik Baru, kan semua sudah jelas melalui sistem online, dan semua terbuka dan transparan,” tegas Devi, menyoroti kemudahan akses informasi bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Devi menyatakan dengan tegas bahwa jika ada oknum masyarakat yang mengklaim bisa memasukkan siswa ke SMPN 1 Klari melalui jalur khusus dengan imbalan sejumlah uang, hal tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan pihak sekolah. “Adapun kalau ada oknum masyarakat yang mengaku-ngaku bisa memasukkan ke SMPN 1 Klari dengan jalur khusus dengan syarat nominal uang tertentu, itu saya pastikan tidak ada kaitannya dengan pihak sekolah,” pungkasnya.
Bantahan keras dari Kepala Sekolah SMPN 1 Klari ini diharapkan dapat meredakan spekulasi yang beredar dan memberikan kejelasan kepada masyarakat, sekaligus menegaskan integritas sekolah dalam pelaksanaan PPDB. ( Red )