Aksi Licik ‘Pak Ogah’ Picu Kemacetan Panjang di Jatisari, Nyaris Telan Korban

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Mei 2025 03:05 0 1190 REDAKSI

KARAWANG, inspirasirakyat.id – Dugaan praktik pungutan liar yang dilakukan oleh juru parkir ilegal atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘pak ogah’ kembali meresahkan pengguna jalan di wilayah Jatisari, Karawang. Kali ini, aksi seorang ‘pak ogah’ yang diduga berbohong kepada seorang sopir truk terkait jam operasional Jembatan Timbang Balonggandu, memicu kemacetan parah hingga mengular sepanjang dua jalur mobil dan mencapai depan kantor Kecamatan Jatisari pada Kamis (1/5/2025) malam.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, ‘pak ogah’ tersebut diduga mengarahkan sopir truk untuk melintas meskipun Jembatan Timbang Balonggandu sudah tutup. Akibatnya, truk tersebut terpaksa berhenti di tengah jalan, menghalangi arus lalu lintas dari dua arah. ( 02/05/2025)

Situasi semakin berbahaya ketika seorang pengendara sepeda motor nyaris terjatuh karena terkejut dengan mobil yang tiba-tiba berhenti akibat kemacetan. Insiden ini sontak memicu kemarahan warga dan pengguna jalan lainnya yang sudah lama geram dengan ulah para ‘pak ogah’ di sekitar wilayah tersebut.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa praktik pemalakan oleh ‘pak ogah’ di area Jembatan Timbang Balonggandu sudah berlangsung lama dan sangat meresahkan. Mereka memanfaatkan waktu-waktu tertentu, terutama saat jembatan timbang tidak beroperasi, untuk menarik sejumlah uang dari para sopir yang melintas.

“Ini sudah sering terjadi. Mereka itu memanfaatkan kesempatan. Padahal timbangan tutup, mereka bilang buka, akhirnya truk pada berhenti sembarangan bikin macet,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya di lokasi kejadian.

Kemacetan yang terjadi malam ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Warga berharap pihak berwenang segera bertindak tegas untuk menertibkan praktik pungutan liar ini dan memberikan sanksi kepada para pelaku. Mereka juga meminta adanya pengawasan yang lebih ketat di sekitar Jembatan Timbang Balonggandu untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. ( Red/Yahya)

Related Posts: