Camat Padang Selatan dan Stafnya Langsung Dinonaktifkan Usai Kepergok Selingkuh di Rumah Dinas

waktu baca 2 menit
Minggu, 27 Apr 2025 09:10 0 521 REDAKSI

PADANG, inspirasirakyat.id – Sebuah skandal perselingkuhan menggemparkan Pemerintah Kota (Pemkot) Padang. Camat Padang Selatan berinisial AMP dan seorang stafnya, NG (28), langsung dinonaktifkan dari jabatannya setelah keduanya tertangkap basah oleh istri sang camat sedang berduaan di rumah dinas pada Sabtu malam (26/4/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Andree Algamar, mengonfirmasi penonaktifan tersebut kepada wartawan di Markas Satpol PP Padang pada Minggu (27/4/2025) dini hari. “Sesuai arahan Pak Wali Kota, terhitung hari ini, Camat Padang Selatan dan PNS tersebut dinonaktifkan dalam rangka pemeriksaan khusus,” tegas Andree.

Andree menjelaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari tim Ad Hoc, BKPSDM, dan Inspektorat Kota Padang akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kedua Aparatur Sipil Negara (ASN) tersebut. Langkah ini diambil menyusul penggerebekan yang berujung pada pengarakan AMP dan NG ke kantor Satpol PP Padang.

Pemkot Padang menyatakan penyesalannya atas kejadian ini dan berjanji akan menyampaikan hasil pemeriksaan secara transparan. “Kami akan memberikan informasi setiap perkembangan. Pemerintah Kota sangat menyesalkan. Tentu kami tidak mentolerir pelanggaran berat seperti ini,” ujar Andree.

Lebih lanjut, Andree menambahkan bahwa selama proses pemeriksaan berlangsung, baik AMP maupun NG ditarik dari Kecamatan Padang Selatan dan ditempatkan sebagai staf di lingkungan pemerintahan kota dan Inspektorat. “Mohon bersabar, pemerintah kota sangat terbuka memberikan informasi,” katanya.

Terungkap bahwa penggerebekan terjadi setelah istri Camat AMP, yang sebelumnya pamit pulang kampung bersama anak-anak, kembali ke rumah karena curiga. Ia mendapati suaminya sedang bersama NG di dalam rumah. Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada warga dan perangkat RT setempat, yang kemudian melakukan penggerebekan.

Setelah digerebek, AMP dan NG langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Padang untuk menjalani pemeriksaan intensif hingga Minggu dini hari. Kasus ini menambah daftar panjang insiden yang melibatkan pejabat publik dan menjadi sorotan tajam di Kota Padang. ( Red )

Sumber : detik.com

Related Posts: