KOTA BEKASI, inspirasirakyat.id – Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 9 Mei 2026 di Gedung Creative Center (GCC), Kota Bekasi, bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum ini diproyeksikan menjadi titik balik bagi penguatan integritas dan standar profesionalisme jurnalis di Bekasi Raya.
Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, dalam keterangannya pada Minggu (26/4/2026), menegaskan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia (3 Mei) sengaja dilakukan untuk menyuntikkan semangat independensi yang lebih mendalam bagi para awak media.
“Kami memandang kebebasan pers bukan sekadar hak, melainkan tanggung jawab besar untuk menghasilkan karya jurnalistik yang bermartabat. Ini adalah momentum penguatan nilai pers yang independen dan bertanggung jawab,” ujar Ade.
HPN Bekasi Raya 2026 mengusung misi besar: Menghapus fragmentasi organisasi demi standar kualitas yang seragam. Dengan melibatkan puluhan organisasi wartawan, pokja, dan komunitas dari berbagai platform media, acara ini bertujuan menyatukan visi dalam menghadapi tantangan disinformasi.
Ade menekankan bahwa profesionalisme tidak boleh terhambat oleh perbedaan wadah organisasi. “Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga kualitas informasi yang diterima publik. Kami ingin membangun ruang kolaborasi, bukan kompetisi yang kontraproduktif,” tambahnya.
Untuk memastikan dampak nyata bagi peningkatan kapasitas jurnalis, panitia telah menyusun rangkaian kegiatan yang menitikberatkan pada aspek edukatif dan sosial:
Seminar Jurnalistik & Keterbukaan Informasi Publik (KIP): Fokus pada penguatan teknik investigasi dan pemahaman mendalam mengenai akses informasi publik guna menghasilkan berita yang akurat dan berbasis data.
Uji Integritas & Kontrol Sosial: Refleksi fungsi pers sesuai UU No. 40 Tahun 1999 melalui dialog interaktif.
Aksi Sosial dan Kemanusiaan: Meliputi santunan anak yatim, donor darah, dan cek kesehatan gratis sebagai wujud nyata pers yang dekat dengan masyarakat.
Apresiasi Mitigasi: Pemberian penghargaan kepada tokoh dan instansi yang mendukung ekosistem pers yang sehat dan terbuka.
Ade Muksin juga memberikan klarifikasi tegas mengenai pelaksanaan kegiatan ini. Ia menjamin bahwa seluruh proses, termasuk penggunaan anggaran yang difasilitasi program pemerintah daerah, dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Hal ini dilakukan untuk memberikan teladan bahwa lembaga pers dan panitia penyelenggara menjunjung tinggi prinsip tata kelola yang bersih, selaras dengan etika jurnalistik yang mereka perjuangkan.
Sebagai penutup, Ade menegaskan bahwa kualitas pers lokal akan menentukan arah kemajuan daerah. Dengan semangat kebersamaan, HPN Bekasi Raya 2026 diharapkan melahirkan generasi jurnalis yang lebih kritis, beretika, dan mampu menjadi pilar demokrasi yang kokoh.
“Pers bersatu, kualitas terjaga, Bekasi Raya maju,” pungkasnya
(Red/ Any Vera Gultom)