LSM FORDEM KOTA TASIKMALAYA KAWAL AKSI WARGA BUNGURSARI TERKAIT PERIZINAN WAHANA WISATA

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Apr 2026 05:50 0 74 REDAKSI

TASIKMALAYA.inspirasirakyat.id — Aliansi masyarakat di Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, menggelar aksi penyampaian aspirasi terkait legalitas izin operasional sebuah wahana wisata di wilayah mereka. Didampingi oleh LSM FORDEM dan berbagai elemen organisasi masyarakat lainnya, warga menuntut ketertiban administrasi demi kenyamanan bersama.

Warga Bungursari bersama Aliansi Bungursari yang terdiri dari elemen seperti GIBAS, Pemuda Pancasila, dan SAPMA, menyatakan sikap tegas terhadap keberadaan wahana wisata yang diduga belum mengantongi izin lengkap atau “izin bodong”.

Ketua PAC Bungursari Pemuda Pancasila,Sarip Hidayatulloh, menegaskan bahwa pada dasarnya warga mendukung adanya investasi dan pembangunan wahana tersebut. Namun, pihak pengusaha diminta untuk patuh terhadap alur birokrasi dan aturan yang berlaku di Indonesia, khususnya di Kota Tasikmalaya.

Aksi ini bertujuan untuk mendorong Dinas terkait agar melakukan penutupan sementara terhadap wahana tersebut hingga seluruh persyaratan administrasi terpenuhi. Warga merasa jenuh dengan keberadaan perusahaan yang beroperasi tanpa prosedur hukum yang jelas.

Sarip Hidayatulloh Ketua PAC Bungursari Pemuda Pancasila

“Harapan kami selaku warga Bungursari sangat mendukung dengan adanya wahana tersebut, cuma kita juga meminta kepada pengusaha untuk tertib administrasi di Kecamatan Bungursari, khususnya di Kota Tasikmalaya. Kita mendorong dinas terkait sebelum terpenuhinya izin untuk segera melakukan penutupan sementara.”

“Kami atas nama warga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Aliansi Bungursari, GIBAS, Pemuda Pancasila, dan SAPMA yang telah menyampaikan aspirasi kami. Alhamdulillah, aspirasi kami didengar dan pihak berwenang telah mengambil tindakan.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak aliansi menyatakan akan terus mengawal proses perizinan ini. Jika operasional tetap berjalan tanpa legalitas yang sah, warga mengancam akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk mendorong Pemerintah Kota Tasikmalaya mengambil tindakan tegas berupa penutupan total.Acepfs

Related Posts: