Kapolda Metro Jaya Ungkap Mayoritas Perusuh Bukan Warga Jakarta

waktu baca 1 menit
Senin, 1 Sep 2025 11:47 0 177 REDAKSI

JAKARTA, inspirasirakyat.id – Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyatakan bahwa dari 1.240 orang yang diamankan pascakerusuhan di Jakarta pada Jumat (29/8/2025), sebagian besar di antaranya bukan merupakan warga Ibu Kota. Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah.

“Sejak awal kejadian sampai sekarang, kami telah mengamankan sekitar 1.240 orang, mayoritas berasal dari luar Jakarta,” ujar Irjen Asep usai rapat koordinasi Forkopimda di Balai Kota Jakarta, Senin (1/9/2025).

Polisi kini telah mengantongi identitas para pelaku perusakan dan penjarahan fasilitas umum. Irjen Asep menegaskan pihaknya akan bertindak tegas dan segera melakukan penangkapan lanjutan terhadap para pelaku.

Senada dengan Kapolda, Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi menambahkan bahwa banyak pelaku kerusuhan yang merupakan pelajar SMA dan STM. Ia mengimbau masyarakat, termasuk para orang tua, untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap kondusif.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung mencatat total kerugian akibat kerusuhan mencapai Rp55 miliar. Kerugian ini mencakup kerusakan pada halte Transjakarta, fasilitas MRT, dan sejumlah CCTV milik Pemerintah Provinsi.

Secara rinci, kerugian tersebut meliputi, Fasilitas MRT: Rp3,3 miliar, Halte Transjakarta: Rp41,6 miliar dan Infrastruktur lainnya: Rp5,5 miliar

Pramono menargetkan halte Transjakarta yang rusak dapat kembali beroperasi secara normal pada 8 hingga 9 September mendatang ( Red )

Sumber : Antara

Related Posts: